Berhati-hatilah memilih jajanan sehat, untuk anak-anak kita.... 
source : www.kaskus.us
Home » Posts filed under Indonesia
Joroknya Penjual Es Yang Satu Ini...
Mesum di Kolong Ranjang Rumah Kost Digrebeg Wrga
Pasangan LP dan AS di-beureukah warga malam-malam, setelah mengabaikan peringatan dari perangkat gampong.
“Akhirnya warga tak mampu membendung emosi sehingga pasangan yang masih bau kencur itu digerebek,” kata Husaini, warga setempat kepada Prohaba, Sabtu (10/7/2010) lalu. Pasangan itu sempat diboyong ke meunasah (musala) untuk diinterogasi.
“Saat digerebek, pelaku sempat bersembunyi di kolong ranjang, namun warga bisa mengetahui dan menangkap keduanya,” lanjut Husaini.
Setelah diinterogasi di meunasah, pasangan tersebut diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Pidie.
“Telah diselesaikan secara adat dengan menghadirkan orangtua kedua belah pihak. Sedangkan sanksi lainnya yang diputuskan masyarakat adalah tidak membenarkan lagi LP tinggal di Gampong Mesjid Runtoh,” kata Kasatpol PP dan WH Pidie, Muda Wali.
| source : http://www.berita2.com | |
Agnes Monica Buka Baju
Itulah foto yang disiarkan Kompas akhir pekan lalu yang diambil dari Tribun Yogya. Disebutkan, penyanyi muda berbakat, Agnes Monica, tampil memukau di Boshe VVIP Club, Yogyakarta, Jumat tanggal 17 Desember 2010 dini hari. Sekitar 1.300 penggemarnya histeris menyaksikan kelincahan dan kemerduan suara penyanyi seksi ini.
Penonton semakin histeris saat Agnes dengan gaya sensualnya mengangkat kaus tank top warna putih yang ia kenakan. "Aku merinding. Aye........ Aye.......," teriak salah satu penonton perempuan.
Olla Ramlan Sexy Photo Gallery
Olla Ramlan Profile:
Full Name: Febiolla Ramlan
Nick Name: Olla Ramlan
Nationality: Indonesian
Place & date of birth: Banjarmasin, February 15, 1980
Zodiac: Aquarius
Marital status: Married
Name of husband: Alex Tian
Name of children: Sean Michael Alexander
Parent's name: Muhammad Ramlan (father) and Pissa Assarah (mother)
Hobby: Perfume collection
Achievements & awards: Winner of the Cover Girl Fashion Favorites 1997
Olla has a full name Febiolla Ramlan. She was born in Banjarmasin on February 15, 1980 from the couple and the Temple c. Ramlan Haji Muhhamad Tis'ah Assarah. Olla grew up in a family that is located. She was the sixth child of eleven siblings. Olla youngest sister, Cynthia, also a career in the entertainment world as a sitcom actress. His father was a coal and wood respected businessman in Banjarmasin is also the owner of a local television station "TV Ambassador".





Olla beginnings into the world of entertainment is the factor of chance. In mid-1990 when she was walking in a mall, an agency offering a model in the magazine 'My friends'. The results are pretty good shooting him get re-bid to become a model in the same magazine.
Seeing the talent Olla, the older sister Lolitha Ramlan, register to participate in the selection of Fashion Magazine Cover Girl in 1997. Lolitha send the registration form without notifying Olla. Great talent and beauty of her face makes Olla signed as a finalist and she got the Champion Favorites.
Olla success, make an offer to become a model and star of more ads. Face as it often appears in television commercials such as "Good Time Cookies" and "Carefree". His name became more and more fame when Olla advertising model "Nescafe" version of "Morning Donna." This ad is very unique and highlight the beauty and sensuality side of Olla. These ads also make it often addressed as "Donna" by many people.
Olla name skyrocketed and bid for more playing soap operas came. Parties from Film Persari, Olla offered to become a major role in the soap opera "Shakila".
Receipt of the offer of course. When her career in the entertainment world increasingly uphill, Olla made a big decision. She is accepting applications girlfriend, a model of Dutch origin who also has Spanish blood, and China, Alex Tian. They were married on May 17, 2003, while still 23 years old Olla. After marriage, career Olla precisely dimmed. She had time to vacuum for five years and enjoys her role as wife and mother of Sean Michael Alexander.
Olla went back to build her career by playing a soap opera. She starred in the soap opera "Woman" and "Beautiful Love." But it was not sinteron who raised her name back, but the situation comedy program broadcast television stations Trans 7 titled "OKB". In the comedy program Olla role as a crazy mother shopping slang. She collided with a comedian famous for acting like Jojon, Olga Syahputra, Parto "Patrio" Opie "Mustache" and Akrie "Patrio". Its image as a feminine woman a little "disturbed" in the program. She must balance the madness of the other players and Olla prove that she is able to adapt.
Olla Ramlan Tattoos
Adjie Mas Said Meninggal Dunia Secara Mendadak
Seorang PSK Tewas Bugil Dengan Mulut Disumpal BH...
Sembilan ABG Kepergok Mandi Bugil Bareng
Cewek ABG, Celana Dalam dan Abang Beca
becak yg dinaikinya melewati sekumpulan anak muda yg lagi nongkrong.
si ABG bertanya pada abang becak : "kenapa sih anak muda tadi pada rame2 menunduk dan ngeliatin ke bawah bang?"
abang becak : "wah, pasti pada ngeliatin CELANA DALAM kamu dek!"
si ABG : "kalo gitu mereka pada kecewa dong bang?"
abang becak balik bertanya:"kenapa bisa dek?"
si ABG : "Karena kebetulan hari ini saya nggakpakai celana dalam bang..!!!"
abang becak : waduh..................!!!??????
Waduh...Foto Bugil Ibu Guru Membuat Heboh Banyuwangi
Ternyata, Foto Bugil Clara Supit Gunakan Kamera SLR Profesional .....

Anak SD Paling Kurang Ajar se Indonesia
Jaman dulu anak-anak sangat hormat terhadap orang yang lebih tua, terlebih yang sudah lanjut usia. Namun sekarang...???? nih lihat sendiri kelakuan anakini...!
Peristiwa Unik dan Lucu Hanya Ada Di Indonesia
Duh, liatnya aja linu..

Cuma ada di Indonesia, orang banyak maunya,, hehe

Cuma ada di Indonesia, penjahat tenang melenggang meninggalkan barang bukti,, hihi…

Cuma ada di Indonesia, Miki Tikus punya saudara..

Cuma ada di Indonesia, beritanya kaya gini,…

Cuma ada di Indonesia, cekcok bisa sampai ke menu makanan…

Cuma ada di Indonesia, kos-kosan bisa memuaskan pelanggan… loh!?


Cuma di Indonesia, Manohara bisa jadi isi cilok… !?

Cuma di Indonesia ada merk motor Harlay Davidson

Pengumuman… Pengumuman…

Mungkin Michael Jackson pernah ke Jl. Sawo ini ?!

Cuma ada di Indonesia, satria baja hitam pakai jas hujan, tengah terik pula, hehe..

Almarhum Mbah Surip pernah kerja di SPBU loh… atau jangan2..!?

Cuma ada di Indonesia, abis di POTO lalu dikasi bonus KOPI

Sumber:http://www.nyebur.com/kejadian-kejadian-lucu-yang-hanya-ada-di-indonesia-part-2/
MIRIS!!!!! Dewi Perssik Tampil Seksi di Depan Anak-anak (Foto)

Depe tampil seksi dikelilingi anak-anak saat manggung di Banjarmasin.
BANJARMASIN - Tampil seksi dan vulgar seolah tak bisa dilepaskan dari diri seorang Dewi Perssik (Depe). Mantan istri Saipul Jamiil ini tak memperhatikan lagi siapa yang ada di depannya.
Penonton yang menyaksikannya bukan hanya orang dewasa. Tidak sedikit anak di bawah umur juga menikmati goyangan Depe. Setiap gerakannya pun direkam anak-anak itu.
meski harus sambil membawakan lagu.
Sumber: Banjarmasin Post
Woow... Rio Ferdinand Kembali Komentari Kemenangan 6-0 Indonesia Atas Laos...
Di tengah-tengah kesibukannya beraktivitas sebagai pemain sepakbola profesional Inggris, Ferdinand ternyata masih setia memantau perkembangan Indonesia di ajang Piala AFF yang mengetengahkan pertarungan antar negara-negara Asia Tenggara.
"Wow sekarang sudah 3-1 untuk Indonesia," tulis Ferdinand dalam akun Twitternya usai M.Ridwan menjebol gawang Malaysia, Rabu (1/12/2010) lalu.
Saat itu Indonesia akhirnya memetik kemenangan telak 5-1 saat peluit akhir dibunyikan. Itulah kemenangan perdana 'Pasukan Garuda' di Piala AFF 2010.
"Fansku di Indonesia pasti sangat senang saat ini," begitu cukilan tulisan lain Ferdinand saat itu.
Usai laga tersebut, perhatian Ferdinand rupanya belum surut. Kemenangan Indonesia atas Laos di laga kedua, yang juga memastikan laju Irfan Bachdim cs ke semifinal, pun ikut ia komentari..
"Indonesia baru menang 6-0...kenapa aku tahu ini...satu alasan - Twitter (twitfam)!! Mereka akan berpestaaaa!!" tulisnya per pukul 21.23 WIB.
Di laga ketiga fase grup, Indonesia akan berhadapan dengan Thailand yang acap jadi musuh bebuyutan di Asia Tenggara. Komentar-komentar Ferdinand lewat situs mikroblogging Twitter pun niscaya ditunggu lagi nanti.
Photo Sexy Pacar Irfan Bachdim, yang bernama Jennifer Jasmin
Ini dia Photo Pacar Irfan Bachdim, yang bernama Jennifer Bachdim. Pacar Irfan Bachdim Seorang Model yang berasal dari negara jerman berumur 23 tahun.
Jennifer Jasmin Photo from model-kartei.de






Sumber : hotfreez.com
Oknum Aparat TNI vs Sopir Metro Mini....Hukum Rimba di Indonesia
Di tengah jalan langsung menyetop metromini tersebut, lalu dari luar jendala metro mini, oknum aparat tadi secara membabibuta menghajar sopir tersebut. Dilanjutkan menyeret si sopir keluar bus sambil terus memukul juga menendang.
Selanjutnya dapat dijelaskan seperti yang Anda lihat pada gambar diatas. Kejadianya di tengah-tengah keramaian di jalan bawah jalan layang samping halte busway senen.
Fasilitas DPR Indonesia Jauh Lebih Mewah daripada DPR Amerika Serikat
primaironline
Kisah Rombongan DPR Bertemu TKW (Memilukan dan Memalukan)

kompas.com — cerita pilu sumiati, tenaga kerja wanita yang disiksa majikannya di arab saudi, menghias halaman pemberitaan media beberapa hari ini. Sikap abai ternyata bukan hanya milik para majikan yang kejam di negeri orang. Para wakil rakyat, yang menjadi anggota parlemen karena dipilih oleh rakyat, pun menunjukkan sikap abai saat rakyat yang memilihnya tengah kelimpungan di negeri seberang.
Rombongan anggota dpr yang tengah melakukan kunjungan kerja ke moskwa, rusia, dilaporkan ”menelantarkan” seratusan lebih tenaga kerja wanita (tkw) indonesia yang tengah kebingungan di dubai. Di antara para tkw itu ada yang kedua tangannya melepuh karena disiram air keras oleh majikannya di arab saudi. Sementara, satu orang tkw lainnya mengalami pendarahan di perut.
”mereka egois sekali. Tidak ada satu pun yang peduli dengan nasib rakyat yang mereka wakili yang tengah kebingungan. Mereka menelantarkan para tkw di dubai,” tutur adiati kristiarini, seorang warga indonesia yang mendampingi para tkw, dalam perbincangan dengan kompas.com beberapa waktu lalu.
Ia menceritakan, peristiwa itu terjadi pada sabtu (6/11/2010). Ia bersama suaminya transit di bandara dubai dalam penerbangan new york-jakarta. Di gate 206 bandara dubai, mereka menunggu keberangkatan pesawat emirates dengan nomor penerbangan ek 358 tujuan jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 10.25 waktu setempat.
Di situ, menunggu pula rombongan tkw yang jumlahnya ia perkirakan sekitar 150 orang. Adiati mengetahui kemudian, ternyata para tkw itu tidak saling kenal dan tidak pergi dalam satu koordinasi kelompok rombongan. Secara kebetulan saja mereka bertemu di bandara. Ada juga rombongan anggota dpr yang hendak pulang seusai melakukan studi banding ke rusia.
Kebingungan
sekitar 30 menit menunggu, tutur adiati, ada pengumuman bahwa penerbangan ke jakarta dibatalkan karena lalu lintas udara indonesia tidak aman akibat letusan gunung merapi. Oleh emirates, para penumpang diarahkan menuju hotel. Dari sinilah kepanikan dan kericuhan dimulai. Para tkw itu bingung. Mereka tidak tahu harus berbuat apa, sementara petugas emirates dirasa kurang informatif.
Menurut adiati, sebelum tiba di hotel yang terletak di luar bandara, mereka harus melewati sejumlah prosedur. Inilah yang membingungkan para tkw sebab banyak di antara mereka tidak bisa berbahasa inggris. ”para tkw itu adalah orang-orang sederhana dan lugu. Mereka kebingungan. Saya dan beberapa orang indonesia lain lalu spontan saja berinisiatif membantu mereka,” ujar adiati.
Inisiatif membantu para tkw yang jumlahnya seratusan ini ternyata dilakukan sporadis oleh sejumlah orang indonesia yang ada di situ. Agus safari, seorang peneliti yang juga transit di dubai dari rusia, menceritakan dalam e-mail-nya kepada kompas.com, prosedur dari bandara menuju hotel memang terasa berbelit.
Pertama, para penumpang harus antre untuk mendapatkan visa sponsorship. Setelah itu, mereka harus menjalani cek imigrasi. Seusai urusan imigrasi, mereka harus datang ke satu loket untuk mencap kartu visa. Kemudian, harus antre lagi untuk scan mata di satu sudut yang jaraknya cukup jauh dari counter cap.
Sejumlah orang indonesia, tutur agus, secara spontan pontang-panting mencoba mengarahkan para tkw yang kebingungan. Suasananya sangat riuh. Di tengah keriuhan, menurut agus, rombongan anggota dewan terlihat duduk berkelompok di sudut ruang tunggu, sementara kartu visa mereka dikerjakan oleh agen tur mereka. Agus mengenali mereka sebagai anggota dpr sebab ia satu pesawat dalam penerbangan dari rusia. Temannya di kedutaan besar rusia memberi tahu agus soal rombongan ini.
Tidak tergerak
”saya heran, kok mereka tidak tergerak ya mengatasi rakyat yang memilih mereka sedang panik dan bingung. Mereka hanya tertawa-tawa dan ngobrol, dan saya sempat mendengar celetukan mereka saat saya sedang mengarahkan para tkw ini, ’ya, kita bermalam di dubai ini sekalian saja untuk menghabiskan sisa rubel (mata uang rusia)’. Masya allah...,” cerita agus.
Di antara orang indonesia yang spontan membantu para tkw ada juga riny konig. Ia juga transit di dubai dalam penerbangan dari swiss. Menurut riny, karena kesulitan komunikasi, para tkw ini banyak yang dibentak-bentak oleh petugas bandara.
”di sebelah saya ada orang-orang indonesia dengan paspor biru. Mereka diam saja melihat para tkw dibentak-bentak. Kok, ya enggak ada hati orang-orang ini,” tutur riny saat berbincang dengan kompas.com, beberapa waktu lalu, dengan nada jengkel.
Adiati, agus, dan riny mulanya tidak saling kenal. Mereka dipertemukan oleh spontanitas menolong para tkw yang kebingungan. Ada sejumlah orang indonesia lainnya yang juga spontan membantu secara sporadis. ”hanya faktor rasa kebangsaan dan kemanusiaanlah yang membuat kami berbuat,” kata agus.

KOMPAS.com — Seusai keruwetan berurusan dengan administrasi Bandara Dubai (baca: Rombongan DPR ”Telantarkan” TKW di Dubai), rombongan penumpang pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 358 yang batal terbang menuju Jakarta akhirnya tiba di Hotel Holiday Inn, tidak jauh dari bandara, Sabtu (6/11/2010).
Di sini, para TKW kembali gaduh. Lagi-lagi mereka bingung dengan urusan pembagian kamar. Riny Konig, Adiati Kristiarini, Agus Safari, dan sejumlah orang Indonesia kembali turun tangan mengatur mereka yang kebingungan.
Dalam perbincangan dengan Kompas.com, beberapa waktu lalu, Riny Konig menuturkan, saat mereka tengah sibuk mengoordinasi seratusan TKW, tiba-tiba seorang perempuan menegurnya.
”Bu, tolong, dong, dibilangin rombongannya jangan ribut, malu-maluin negara aja, kan enggak enak ribut begitu,” tegur perempuan itu kepada Riny.
”Rombongan mana, Bu?” tanya Rini.
”Itu, rombongan TKW,” kata perempuan itu.
”Lha, saya bukan TKW, Bu. Saya ini ingin pulang ke Indonesia, berlibur, kebetulan bertemu dengan mereka. Mereka ribut karena bingung Bu, banyak yang bertahun-tahun enggak pulang, kasihan. Ibu mau liburan juga?” tanya Rinny.
”O enggak, saya baru pulang dari Moskow, tugas negara,” kata perempuan itu yang menurut Rinny hanya tetap berdiri tanpa ikut membantu para TKW yang gaduh karena bingung. Belakangan, Riny tahu perempuan itu adalah anggota DPR yang habis melakukan studi banding di Moskwa, Rusia.
Mereka menginap di hotel itu satu malam. Selama satu malam itu pula Riny, Atik, Agus, dan kawan-kawan Indonesia lainnya mendata satu-satu kamar para TKW yang jumlahnya sekitar 150 orang. ”Hampir setiap jam kami berhubungan dengan informasi hotel, apa itu untuk membantu mereka urusan kamar, urusan telepon, urusan makan, shuttle bus ke Dubai City untuk menukar uang dan belanja minuman dan snack karena di hotel mahal,” terang Riny.
Tangan melepuh dan pendarahan
Sementara, Adiati menceritakan, di antara para TKW itu ada seorang TKW yang kedua tangannya melepuh disiram air keras oleh majikannya di Arab Saudi. Matanya pun merah karena dicolok oleh majikannya.
”Saya lupa namanya. Dia dari Karawang. Baru satu minggu kerja sudah mendapat kekerasan dan dipulangkan. Ia tidak punya bekal uang sama sekali. Cuma bawa tas kecil berisi dua potong pakaian. Ia diam terus, tidak banyak bicara. Kasihan sekali,” tutur Adiati.
Selain itu, ada pula seorang TKW yang perutnya mengalami pendarahan. Namanya Ipah. Ia sebenarnya sudah memiliki janji dengan seorang dokter di Jakarta untuk operasi pengambilan kista di perutnya pada hari Senin (8/11/2010). Adiati yang mendampingi Ipah selama bermalam di hotel menceritakan, Ipah terus berbaring selama menunggu kepastian terbang.
”Tidak ada satu pun anggota Dewan yang terhormat itu menaruh perhatian pada nasib dua TKW ini. Mereka pasti tidak tahu karena memang tidak pernah mau tahu,” ucap Adiati kesal.
Bapak, kan anggota DPR
Esoknya, Minggu (7/11/2010), ”relawan” Indonesia dan para TKW melakukan ”konsolidasi” di lobi hotel. ”Kami mendata kembali satu per satu teman-teman TKW. Kami mengingatkan agar masing-masing jangan bergerak sendiri dan memisahkan diri supaya mudah melakukan koordinasi jika ada pengumuman kapan pesawat ke Jakarta akan terbang," ungkap Riny.
Ia menuturkan, saat para ”relawan” sibuk mendata para TKW, seorang lelaki tampak berdiri menonton. ”Spontan saya bilang ke dia, Pak, mestinya Bapak yang ngurusin para pahlawan devisa ini, kan Bapak anggota DPR. Ini di depan mata Bapak jelas-jelas ada rakyat Bapak yang kesusahan, kasihan, kan,” kata Riny.
”Maaf, Bu. Saya bukan anggota DPR, tetapi terima kasih banyak ya, Ibu dan teman-teman sudah menolong mereka,” kata lelaki itu seperti ditirukan Riny. Ia mengetahui kemudian, lelaki itu adalah petugas agen travel yang mengurus perjalanan rombongan anggota DPR.
Menurut Rini, lelaki itu kemudian membalikkan punggung, bergabung dengan rombongan anggota DPR yang duduk tidak jauh dari situ. Beberapa orang dari mereka, kata Rini, sempat menoleh saat ia berbicara dengan lelaki dari agen travel tersebut karena berbicara dengan suara lantang. ”Mereka, ya enggak ikut membantu tuh, habis itu malah keluar menuju mobil sewaan,” ungkap Rini.
"Ngapain" cari duit ke luar negeri
Sementara itu, salah seorang TKW, Diah, punya pengalaman yang menurutnya tidak mengenakkan saat ia mencoba menyapa satu-satunya perempuan anggota Dewan dalam rombongan tersebut. Ia bertanya kepada perempuan itu apakah sudah ada informasi kapan pesawat akan terbang menuju Jakarta.
”Eh, bukannya menjawab, ibu itu malah balik bertanya ke saya dengan ketus, ngapain cari duit ke luar negeri, di dalam aja banyak kok. Saya kaget, kok ditanya baik-baik malah ngomong ketus banget. Saya bilang aja kalo saya emang orang miskin, cari duit ke mana aja yang penting halal,” terang Diah saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/11/2010).
Diah pun langsung melengos pergi. ”Di mata orang DPR, TKW itu enggak ada harganya. Ya, memang beginilah nasib kami, selalu dianggap menyusahkan di negeri sendiri,” katanya.
Diah sudah empat tahun bekerja untuk sebuah keluarga di Madinah, Arab Saudi. Ia bersyukur mendapat majikan yang baik. ”Saya cuti pulang kampung selama dua bulan untuk nengok anak. Majikan saya sayang sama saya. Dia malah nangis nganter saya pulang, minta saya cepet balik lagi ke Madinah,” katanya.
Mereka pulang duluan
Selanjutnya, Minggu sore, seperti diceritakan Agus Safari, mereka mendapat kabar bahwa pesawat akan berangkat pada pukul 01.00 waktu Dubai (Senin, 8/11/2010). Kembali terjadi kegaduhan.
”Tidak mudah mengatur seratusan orang. Para TKW itu tersebar. Pelan-pelan kami mengumpulkan mereka di lobi. Tidak semua dapat terangkut oleh bus yang disediakan. Jadi kami berangkat secara bertahap menuju bandara,” ujar Agus.
Saat itu, Agus merasa heran sebab hingga di bandara ia tidak melihat seorang pun rombongan DPR. ”Rupanya mereka sudah pulang duluan naik penerbangan pukul 20.00. Luar biasa tuan-tuan yang terhormat itu, mereka ngeloyor pergi duluan tanpa sedikit pun mengindahkan rakyatnya yang kelabakan ini,” kata dia.
Studi banding rumah susun
Menurut catatan Kompas.com, anggota DPR yang pergi ke Rusia adalah rombongan Komisi V yang tengah melakukan studi banding terkait RUU Rumah Susun. Selain ke Rusia, Komisi V juga melakukan studi banding yang sama ke Italia.
Informasi yang dihimpun Kompas.com, anggota rombongan studi banding rumah susun adalah Yasti Soepredjo Mokoagow dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Muhidin Mohamad Said (Fraksi Partai Golkar), Roestanto Wahid (Fraksi Partai Demokrat), Usmawarnie Peter (Fraksi Partai Demokrat), Sutarip Tulis Widodo (Fraksi Partai Demokrat), Zulkifli Anwar (Fraksi Partai Demokrat), Riswan Tony (Fraksi Partai Golkar), Eko Sarjono Putro (Fraksi Partai Golkar), Roem Kono (Fraksi Partai Golkar), Irvansyah (Fraksi PDI-P), Sadarestuwati (Fraksi PDI-P), Chairul Anwar (Fraksi PKS), Ahmad Bakri (Fraksi PAN), Epyardi Asda (Fraksi PPP), Imam Nahrawi (Fraksi PKB), dan Gunadi Ibrahim (Fraksi Partai Gerindra).









