


Home » Posts filed under Stupid News
24 Tampang Anggota DPR RI Yang Ndeso dan Katrok Tetap Bersikeras Keluar Negeri Saat Indonesia Sedang di Landa Bencana Dahsyat

1. Nurdiman Munir (Fraksi Golkar)
2. Chairuman Harahap (Fraksi Partai Golkar)
3. Salim Mengga (Fraksi Partai Demokrat)
4. Darizal Basir (Fraksi Partai Demokrat)
5. Anshari Siregar (Fraksi PKS)
6. Abdul Rozak Rais (Fraksi PAN)
7. Usman Djafar (Fraksi PPP)
8. Ali Maschan Moesa (Fraksi PKB)
Foto anggota DPR yang ke Italia
1. Yasti Soepredjo Mokoagow dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN)
2. Muhidin Mohamad Said (Fraksi Partai Golkar) 
3.Roestanto Wahid (Fraksi Partai Demokrat)
4. Usmawarnie Peter (Fraksi Partai Demokrat)
5.Sutarip Tulis Widodo (Fraksi Partai Demokrat)
6.Zulkifli Anwar (Fraksi Partai Demokrat)
7.Riswan Tony (Fraksi Partai Golkar)
8.Eko Sarjono Putro (Fraksi Partai Golkar)
9.Roem Kono (Fraksi Partai Golkar)
10.Irvansyah (Fraksi PDI-P)
11.Sadarestuwati (Fraksi PDI-P)
12.Chairul Anwar (Fraksi PKS)
13.Ahmad Bakri (Fraksi PAN)
14.Epyardi Asda (Fraksi PPP)
15.Imam Nahrawi (Fraksi PKB)
16.Gunadi Ibrahim (Fraksi Partai Gerindra)
TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebelas anggota Dewan Perwakilan Rakyat dijadwalkan mengikuti tur di Athena dan luar ibu kota Yunani itu. Tur di Kota Athena dilakukan kemarin, begitu mendarat dari Jakarta.
"Rencananya, hari ini mereka tur ke Athena. Setelah itu, pukul 19.00 bertemu masyarakat Indonesia di Yunani di Wisma Duta," kata anggota staf administrasi Kedutaan Besar RI di Athena ketika dihubungi Ahad 24 Oktober 2010. Mereka juga dijadwalkan berkunjung ke parlemen dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Yunani kemarin.
Menurut petugas yang menolak dikutip namanya itu, pada Selasa pagi waktu setempat, para anggota Badan Kehormatan DPR akan melakukan kunjungan ke kota-kota bersejarah lainnya. Setelah itu, mereka langsung kembali ke Tanah Air dengan penerbangan malam.
Namun jadwal itu masih tentatif. Detail jadwal acara berada di bagian protokoler. "Ini rencana yang dibahas sewaktu briefing beberapa waktu lalu." Tempo belum berhasil menghubungi bagian protokoler hingga berita ini diturunkan.
Rombongan anggota DPR plus tiga anggota staf ahli dan administrasi tiba di Yunani kemarin. Mereka berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu sore pekan lalu.
Mereka berangkat di tengah kritik dengan alasan akan mempelajari etika, tata tertib, serta buku pedoman parlemen. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran memperkirakan total anggarannya Rp 1,5 miliar. Tiap peserta menerima uang harian setidaknya Rp 26 juta, belum termasuk akomodasi dan asuransi.
Anggota Komisi Pertahanan DPR, Lily Wahid, berpendapat, dana studi banding ke Yunani lebih baik dialihkan untuk menangani tenaga kerja Indonesia bermasalah di luar negeri. "Dananya besar sekali," katanya dalam dialog interaktif di aula Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu pekan lalu. Diskusi digelar oleh Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Malaysia memperingati 10 tahun berdirinya cabang itu.
Adik kandung mantan presiden Abdurrahman Wahid ini juga tak paham logika berpikir para anggota Badan Kehormatan DPR yang berangkat ke Yunani. "Masak belajar etika harus ke Yunani?" ucap Lily.
Anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar ini menanggapi penjelasan Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur, Agus Trianto, bahwa lebih dari 6.000 TKI bermasalah di Malaysia, 177 orang di antaranya terancam dihukum mati. Total anggaran pembelaan Rp 1,2 miliar setahun, sedangkan penampungan dibiayai oleh Kedutaan.
Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies, J. Kristiadi, menilai DPR hanya mempermalukan diri sendiri. "Bangsa ini punya nilai yang namanya Pancasila," katanya kemarin.
sumber artikel:kompas.com
Sinting...! Pendeta Togo Nikahkan Wanita Dengan Anjing
WANITA asal Togo ini benar-benar gila. Setelah gagal menjalin kasih gonta-ganti pasangan dengan banyak pria, ia frustasi memilik sosok ideal sebagai pasangan hidup. Iapun memilih binatang anjing sebagai sosok ideal suami dalam ritual pernikahan yang dipimpin oleh pendeta tradisional.
Emily Mabou (29) membuat keputusan aneh, dia memutuskan untuk menikah dengan anjingnya sendiri! Perempuan dari Desa Aburi, Togo, itu beralasan, bahwa hanya pada anjingnya itu dia melihat sosok ideal laki-laki yang selama ini didambakannya.
Padahal, Emily sudah pernah memiliki banyak pacar, namun tidak pernah dirasa cocok dan mengerti isi hatinya, kecuali si anjingnya.
”Saya sudah berhubungan dengan begitu banyak laki-laki tapi mereka semua sama saja, cuma mau seks dan suka berbohong. Anjing saya lain, dia baik, setia pada saya dan dia selalu memperlakukan saya dengan hormat,” jelas Emily.
....Saya sudah berhubungan dengan begitu banyak laki-laki tapi mereka semua sama saja, cuma mau seks dan suka berbohong. Anjing saya lain, dia baik, setia pada saya....
Akhirnya, dicarilah pesta pernikahan yang digelar dengan dipimpin pendeta tradisional setempat. Warga desa pun berbondong-bondong hadir karena penasaran ingin melihat penganten prianya, seekor anjing.
Tidak diketahui jenis anjing apa yang dinikahi oleh Emily, tapi dia berkata bahwa sang anjing mengingatkan dirinya pada sang ayah yang lemah lembut, baik hati dan setia pada ibunya. Emily Mabou ingin mendapatkan partner hidup yang mempunyai sosok figur seperti sang ayah.
....sang anjing mengingatkan dirinya pada sang ayah yang lemah lembut, baik hati dan setia pada ibunya....
Tapi pesta ini tak dihadiri keluarga dekat dan kerabat Emily. Mereka tidak setuju dengan pernikahan ini, dan menganggap keputusan Emily itu sebagai ”langkah paling gila untuk melawan kesepian.”
Tapi Emily tidak ambil pusing, dia sudah lelah dengan pria karena sudah pernah tersakiti. Menurutnya pria hanyalah pengejar nafsu. Emily bahkan berniat untuk mengadopsi seorang anak bersama dengan suami barunya.
Saat ditanya bagaimana dia akan punya anak dengan suaminya, Emily menjawab tegas dia akan mengangkat anak. [taz/trb]
4 ALASAN MENGAPA SIM INDONESIA LAYAK MENJADI SIM INTERNASIONAL
bandingkan dengan jalan di luar negeri....mulus bin lempeng,gak ada tantangannya
2.Di Indonesia,terutama di Jakarta.Kita akan sering berhadapan dengan "Raja Jalan" alias metromini dan sodara kandungnya (baca:kopaja) yang suka berhenti sembarangan,belok tanpa sein,ngerem mendadak,ngebut tiba2,balapan di jalan rame seakan2 nkongnya dulu ikut nyumbang tanah bakal bikin itu jalan .Dibutuhkan konsentrasi dan feeling yang tajam guna selamat dari bahaya bis-bis ini
di luar negeri,bis berhenti di halte,dan orang yang mau naik bis,naiknya di halte,jadi gak membahayakan pengendara mobil
3.Macet....makanan sehari2 para pengendara di Indonesia,dibutuhkan kesabaran dan mental baja untuk bisa survive dari cobaan maha dahsyat yang menimpa di setiap pagi dan sore
coba liat di luar negeri,jalannya sepi...sampe bisa buka pasar =))
4.Kontribusi atas kemacetan dan kecelakaan lalin sebagian besar berasal dari para pejalan kaki yang hobinya nyebrang seenaknya.Perlu refleks kelas tinggi untuk menghindari tabrakan dengan para penyebrang gila ini
kesimpulannya adalah:
"Jago berkendara di Indonesia,udah pasti jago berkendara di kota2 besar di luar negeri,karena itulah,berbanggalah memiliki SIM Indonesia "
sumber : iyandiansyah.blogspot.com
Heboh Hendak Lihat Tuyul, Warga Pelototi Botol Kosong
Halijah (25) misalnya bersama anak dan adiknya rela berdesak-desakan dengan puluhan warga lainya untuk melihat mahluk halus yang konon dimanfaatkan untuk mencuri uang. Bahkan Halijah harus berjibaku dengan warga lain untuk mengabadikan gambar tuyul-tuyul tersebut.
Membawa sebuah ponsel berkamera Halijah merangsek masuk ke rumah Toto. Satu, dua kali jepretan belum membuat ibu muda ini puas. Dia terus mengarahkan kameranya ke botol minum air mineral berukuran sedang tempat tuyul itu disimpan.
"Mana tuyulnya, kok ga kelihatan," imbuhnya.
Hal serupa juga dialami oleh Wahyu (27) bermodalkan HP kamera ia mencoba memotret tuyul-tuyul tersebut. Lagi-lagi hasilnya sama dia hanya melihat botol minum yang disi garam oleh Toto.
"Ga kelihatan juga," katanya.
Meski secara kasat mata tuyul-tuyul ini tidak bisa dilihat namun tetap menarik animo masyarakat. Sepanjang jalan Pulo Mawar, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan penuh sesak dengan kehadiran mereka. Sampai-sampai sang pemilik rumah menutup pintunya untuk mencegah warga yang terus berdatangan.
"Sudah tidak ada apa-apa, tuyulnya sudah saya buang," ujar Toto.
Keberadaan tuyul ini diyakini memang benar adanya karena beberapa orang warga mengaku sudah kehilangan uang secara misterius. Bahkan Toto yang berhasil menangkap tuyul ini satu minggu lalu juga kehilangan uang.
"Uang saya pernah hilang Rp 100 ribu," ungkapnya.
Bahkan Halijah mengaku kehilangan uang dalam jumlah besar ketika uang hasil usahanya disimpan secara rapat di dalam lemari. "Saya pernah kehilangan uang Rp 2 juta," tuturnya.
Untuk menghindari kedatangan warga yang terus menyemut, Toto memutuskan untuk membuang tuyul ini. Sambil menarik nafas panjang dan membaca doa-doa Toto menarik tuyul-tuyul ini dari dalam botol.
"Sudah saya tarik, tuyulnya sudah tidak ada di botol," tandasnya.
(did/rdf)
Puteri Indonesia 2010 Sebut Wasior Ada di Sumatera
Saat jumpa pers penggalangan dana dari warga warga Sumatera bagian selatan (Sumbangsel) di JCC, Jakarta, Sabtu (23/10), Nadine malah menyebut Wasior ada di Sumatera. Hal itu terlontar dari mulutnya saat menjawab pertanyaan dari wartawan.
Salah seorang wartawan bertanya, sejauh mana Nadine mengetahui soal bencana Wasior. Nadine menjawab: "Saya tahu kalau itu adalah bencana di Sumatera, dan..." Mendengar jawaban Nadine, sang wartawan langsung memotong dan meralat, "Di Papua," ujarnya.
Sadar jawabannya keliru, Nadine sedikit gugup dan berusaha memperbaiki jawabannya, "Oh.. Lho bukannya? Oh, di sana ya.. Iya itu teman saya di Papua juga kena. Itu sesuatu yang sangat menyedihkan karena teman saya kena dan keluarganya kehilangan harta benda," ucapnya.
Terpilihnya Nadine sebagai Puteri Indonesia 2010 memang sempat menjadi buah bibir. Tidak sedikit pihak yang mempertanyakan kelayakan wakil dari DKI Jakarta itu didaulat sebagai Puteri Indonesia. Penyebabnya, saat malam puncak Pemilihan Puteri Indonesia 2010, 8 Oktober lalu, dia tidak memberi jawaban lebih baik, bahkan di bawah rata-rata finalis yang lain.
Selain kecantikan, Nadine yang merupakan blasteran Inggris-Jawa memang memiliki kelebihan fasih berhasa Inggris. Tapi nampaknya Yayasan Puteri Indonesia (YPI) harus kerja ekstra keras memberi bekal ilmu pengetahuan umum untuk Nadine jika tidak mau Puteri binaannya itu menjadi olok-olok di kancah Miss Universe nanti.
